Forum Curhat Masyarakat


    Pelayanan Hewlett Packard Mengecewakan.

    Share

    dwiset

    Posts : 1
    Join date : 2010-05-14

    Pelayanan Hewlett Packard Mengecewakan.

    Post  dwiset on Fri May 14, 2010 9:06 pm

    Saya adalah seorang customer produk Hewlett Packard (HP), yang telah menggunakan laptop Compact Presario dan printer HP Deskjet untuk keperluan pribadi saya sejak awal 2007. Semua produk tersebut tidak ada masalah, selama pemakaiannya hingga saat ini. Tentunya saya menggunakan produk HP-Compact karena sangat percaya dengan brand ini dan after sale service atau pelayanan purnajualnya jika sewaktu-waktu saya mengalami masalah dengan produk-produk tersebut. Akan tetapi sayang sekali, saya harus mengalami kekecewaan ketika menggunakan produk HP Mini 110-1017TU. Mininote HP ini saya beli di counter CBM Dusit Mangga Dua, Jakarta, 30 Juni 2009.

    Niat awal saya membeli produk Mininote HP ini adalah supaya saya memiliki Mininote, yang lebih ringan dan lebih simpel (kecil), yang dapat saya pergunakan untuk keperluan saya yang mobile, baik di dalam pekerjaan saya maupun kuliah (S-2) saya. Akan tetapi, bisa dibilang Mininote saya ini hampir sama sekali tidak pernah saya pakai untuk keperluan pekerjaan atau kuliah saya. Karena di kantor proyek terakhir saya (mid 2009 sampai akhir 2009), saya menggunakan komputer PC yang disediakan kantor proyek dengan pertimbangan komputer yang sudah diset dalam jaringan untuk keperluan proyek. Begitu pun di dalam kesibukan kuliah saya, kami lebih banyak memakai laptop yang disediakan pengelola program studi, untuk keperluan kuliah maupun presentasi. Untuk pekerjaan dan tugas-tugas kuliah yang saya lakukan di rumah. Praktis saya lebih sering menggunakan laptop Compact Presario saya, dengan pertimbangan layar yang lebih besar, lebih nyaman untuk mata saya. Sudah adanya akses internet di laptop ini juga mendukung kesibukan saya, meskipun terkadang harus berbagi dengan anak sulung saya. Karena kami hanya punya 1 external modem untuk koneksi internet, baik di laptop ataupun PC. Mininote HP saya juga hampir tidak pernah disentuh di rumah karena belum saya pasang akses internet, juga masih terbatasnya game yang tersedia.

    Mininote HP saya tersebut baru benar-benar akan saya pergunakan ketika saya mendapatkan kontrak penugasan ke Kalimantan (Kalbar dan Kaltim) sehingga baru saya pasang akses internet melalui internal modemnya di Telkomsel, pada 14 Januari 2010 lalu. Mininote
    tersebut akhirnya mulai saya gunakan pada awal Februari 2010 di Pontianak. Sampai pada 12 Februari, tiba-tiba Mininote tersebut bermasalah, yang kalau menurut istilah saya layar Mininote tersebut goyang setiap hendak dibuka program Windows Explorer atau HP Connection Manager untuk internet. Istilah teknisnya adalah intermittent display problem.

    Praktis sejak saat itu bisa dikatakan Mininote tersebut tidak dapat saya pergunakan secara normal, yang tentunya sangat mengganggu kerja saya yang banyak mengandalkan komputer dan internet untuk berkomunikasi dengan partner-partner kerja yang berada di mancanegara. Sepulang dari Pontianak, pada 20 Februari, Mininote saya tersebut saya titipkan ke adik saya yang merupakan teknisi komputer dan partner HP, untuk dibawa ke tempat service center-nya karena saya akan melanjutkan tugas ke Tarakan dan Malinau Kaltim. Oleh adik saya, Mininote tersebut dimasukkan ke HP Reseller Claim Center di Jl Kesehatan No 60C, dan diambil kembali pada 1 Maret 2010, dengan catatan engineer diganti Systemboard 571370-001.

    Sungguh saya tidak mengerti, mengapa masalah pada Mininote saya tersebut masih saja terjadi, sama persis dengan ketika belum dimasukkan ke HP Reseller Claim Center-nya.

    Ketika saya memiliki waktu luang, saya bawa Mininote saya tersebut ke tempat servis
    produk HP di HP Indonesia, Menara Bank Danamon, lantai 25, pada 5 April 2010. Beberapa hari kemudian saya diberi tahu melalui auto-SMS, mereka sedang order spare part. Pada 21 April saya diperkenankan untuk mengambil Mininote saya tersebut dengan catatan LCD Mininote tersebut sudah diganti. Ketika saya cek, ternyata Mininote saya masih bermasalah, dan saya diminta menunggu setengah jam untuk diinstalkan ulang Windows-nya. Lewat setengah jam menunggu akhirnya saya diberi tahu bahwa sekarang touchpad-nya yang bermasalah, dan terpaksa Mininote saya harus ditinggal lagi. Pada 3 Mei saya diperkenankan untuk mengambil kembali Mininote saya tersebut, dan ternyata masih bermasalah juga.

    Akhirnya saya bilang ke petugas yang melayani servis dan pengambilan barang, saya akan tulis saja keluhan saya ini di forum massa. Tidak lama datang seorang petugas customer service relation HP Indonesia yang bernama Sheilla, menanyakan masalah saya. Ketika saya ungkapkan apakah HP Indonesia tidak bisa menggantikan Mininote saya dengan unit yang baru, mereka bilang tidak bisa. Padahal menurut hemat saya, daripada mereka bolak balik order spare part yang tentunya juga membutuhkan biaya dan akan memakan waktu yang tidak sebentar, apakah bukan lebih murah dan praktis kalau mereka menggantikan Mininote saya yang bermasalah tersebut dengan unit yang baru? Kemudian menawarkan solusi untuk meminjamkan back-up unit mereka untuk bisa saya bawa, selama Mininote saya masih bermasalah. Baru keesokan sore harinya saya bisa mengambil back-up unit itu (karena belum ready pada hari sebelumnya), dengan harapan bisa menggunakannya selama Mininote dalam perbaikan.

    Apa mau dikata, pada 7 Mei 2010, ketika saya mau aktifkan kembali koneksi internet saya di Telkomsel, pada Mininote back-up unit tersebut, ternyata Mininote tersebut sudah bodong, alias internal modemnya sudah unavailable atau sudah dilepas. Lalu untuk apa saya dipinjami back-up unit kalau ternyata saya tidak bisa mengoptimalkan penggunaan unit itu? Sungguh saya sangat kecewa dengan pelayanan purnajual HP Indonesia tersebut.

      Similar topics

      -

      Current date/time is Thu Dec 08, 2016 9:09 am