Forum Curhat Masyarakat


    Layanan Bus Jakarta-Bandung Parah

    Share

    kurdan

    Posts : 1
    Join date : 2010-05-13

    Layanan Bus Jakarta-Bandung Parah

    Post  kurdan on Thu May 13, 2010 9:48 pm

    Sabtu malam (8/5), mendadak saya ditugaskan dari kantor untuk memberikan pelatihan di Bandung. Saya mencoba memesan beberapa travel langganan saya, namun karena penuh, akhirnya terpaksa saya menggunakan bus dari Kampung Rambutan.

    Pukul 21.00 WIB, saya sudah berada di Kampung Rambutan dan kemudian duduk manis di salah satu bus AC nonekonomi. Saat itu penumpangnya sekitar tiga orang. Satu jam berlalu, bus pun tetap tak berangkat karena penumpang hanya bertambah sekitar lima orang. 30 menit kemudian, karena kesal, saya menanyakan kepada kondektur bus kapan berangkat. Jawabannya sangat singkat, "Menunggu penuh."

    Hilang kesabaran saya, saat itu saya memilih keluar dari bus dan mencari bus-bus ekonomi yang cukup banyak. Kondektur tersebut merayu saya dan akhirnya memilih memberangkatkan busnya. Namun baru keluar terminal, bus tersebut kembali ngetem mencari penumpang.

    Perlahan-lahan beberapa penumpang pun berdatangan. Saya hitung waktu ngetem di luar pun membutuhkan waktu 20 menit. Saya pun sempat protes namun kali ini kondektur dan sopirnya hanya diam saja. Bus pun ngetem lagi sekitar 15 menit untuk ketiga kali sebelum masuk pintu tol. Tak hanya itu, ketika sudah keluar dari tol Padalarang, bus pun kembali ngetem.

    Bayangkan, perjalanan Jakarta Bandung yang biasanya ditempuh 2,5 jam menjadi 4 jam. Saya tiba di Bandung sekitar pukul 01.30 dini hari. Waktu saya terbuang cukup banyak hanya karena menunggu penumpang. Tak ada peringatan dari pengelola terminal melihat bus yang menunggu penumpang sampai satu jam. Apakah karena terlalu banyak trayek bus dan tak sebanding dengan jumlah penumpang, sehingga pelayanan terhadap penumpang tak diutamakan? Pihak Dishub sepertinya tak mau melihat fakta dan data bahwa penumpang bus banyak berkurang sejak maraknya travel. Yang saya lihat, bus banyak sekali menumpuk di terminal.

    Ada satu hal lagi yang membuat saya jengkel selama perjalanan. Mulai masuk tol sampai Padalarang, AC dimatikan oleh sopir bus tanpa alasan yang jelas. Ketika saya tanyakan kepada kondektur dan supirnya, mereka cuma menjawab untuk efisiensi.

      Current date/time is Thu Dec 08, 2016 9:07 am