Forum Curhat Masyarakat


    Profesi Pustakawan Bukan Buangan

    Share

    f_4rw4nt0

    Posts : 1
    Join date : 2010-04-14

    Profesi Pustakawan Bukan Buangan

    Post  f_4rw4nt0 on Wed Apr 14, 2010 10:59 am

    Ketika membaca artikel di sebuah rubrik umum, ada yang mengganggu hati saya, artikel tersebut berjudul “Seorang Guru Aniaya Murid“ di wilayah Kabupaten Purworejo tepatnya di kecamatan Pituruh. Di era sekarang ini sudah tidak jamannya pendekatan kekerasan terhadap anak didik. Situasi telah berubah.

    Seorang guru seharusnya mempunyai jiwa besar, penuh kasih sayang, sabar, tetapi juga harus mempunyai wibawa, harus memiliki jiwa kepemimpinan, jiwa “among“ seperti yang diajarkan Ki Hajar Dewantara. Saya pada dasarnya setuju apabila ada guru yang melakukan kekerasan harus ditindak tegas, tetapi sanksi yang diberikan guru janganlah menyinggung profesi orang lain.
    Seperti yang diungkapkan Kepala UPT P & K Kecamatan Pituruh, Ponidi saat ditanya soal sanksi.

    Dia mengemukakan karena Ari Wibowo (guru pelaku penganiayaan) melanggar kode etik, guru yang bersangkutan “disarankan menjadi petugas penjaga perpustakaan sekolah“.

    Sungguh pernyataan tersebut menyinggung perasaan para pustakawan yang selama ini ikut andil mencerdaskan bangsa. Profesi pustakawan sekarang bukanlah buangan, bukan “tempat buangan“, tetapi profesi yang mempunyai pendidikan khusus tentang kepustakawanan mulai dari D2, D3, S1, S2, S3.

    Seorang pustakawan pun harus sabar dalam menjalani profesinya melayani para pemustaka. Seorang pustakawan di era teknologi informasi sekarang ini merupakan agen informasi yang terus berkembang.

    Apakah beliau (Bp Ponidi) belum tahu UU perpustakaan sudah ada dan disahkan, yaitu UU No. 43 tahun 2007. Ingat lah bahwa Bapak adalah pejabat publik dinas pendidikan lho....

      Current date/time is Thu Dec 08, 2016 9:06 am